Aku mencari tempat dimana aku tidak perlu memakai topengku lagi.Teman-temanku..
Aku kasian kalau mereka terus menerus kuhujani cerita-cerita sedihku.
Madam..
Meskipun aku berusaha menyembunyikannya.. pasti bisa merasakan bahwa aku masih mecintai dia. Tentu saja, aku terlahir dari rahimnya. Sekuat tenaga aku bilang tidak pun, madam bisa tahu yang sebenarnya. Dan madam tidak suka kalau aku disakiti termasuk oleh dia. Pasti madam akan melindungiku. Memberikan yang kata madam, jauh lebih baik, yang bukan dia.
Dia..
Haha, tentu saja tidak bisa. Mana mungkin aku merengek-rengek sementara dia disana sedang tertawa bersama orang lain yang harus dia bahagiakan.
Bapak..
Ah, aku belum sedekat itu hingga bisa menceritakan hal-hal seperti ini. Yang bapak tahu, aku anak yang kuat untuk menghadapi apapun.
Adikku..
Apa iya aku harus mengecewakan mereka dengan tidak memberikan teladan yang baik. Hmm.
Tuhan Yang Maha Baik..
Tolong hamba-Mu yang hampir gila ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar