Malam ini aku bertemankan ketinggian dan kelap kelip lampu dari gedung-gedung.Memandang jauh dari sini.
Sejauh waktu yang harus aku lalui sampai mungkin kita akan bertemu lagi.
Kapan?
Ah iya aku sadar sudah tidak boleh berharap
Sudah harus bisa merelakan jika senyummu memang bukan kau tujukan kepadaku
Tapi aku disini.. dengan kesepian.
Tidak tahu menunggu apa.
Yang sanggup aku lakukan hanya mengelus dada dan menyebut nama Tuhan.
Jika perasaan menusuk itu datang lagi.
Terutama jika malam hari menjemput.
Rongga dalam tubuhku berteriak.
Kadang hingga merembes lewat tetes air mata.
Doaku malam ini: Tuhan.. bolehkah Kau hilangkan rasa-rasa menusuk ini?
Pura-pura tidak dengar kalau ada sesuatu tentangmu yang melintas.

Menutup kuping rapat-rapat.
Meskipun penasaranku setengah mati.
Aku harus bertahan kan?
Dari dulu itu yang selalu kau ajukan kepadaku.
Aku harus bertahan kalau ingin bersamamu.
Bahkan sampai sekarang aku tetap harus bertahan.
Meskipun kau sudah jauh disana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar