Senin, 03 November 2008

Air Mata Seorang Teman

Tahukah teman
wajahmu begitu tulus saat mengucapkan kata-kata itu
kata-kata yang mengalir dengan begitu indah
Terharu..
Pertama kali kulihat dalam hidupku
aku merasa sangat berharga menjadi seorang teman
Siapa aku?
Siapa, sehingga kau harus menitikkan air matamu
Butiran air mata seindah mutiara
yang jatuh di depanku
memberi arti yang begitu besar
menjawab semua tanya yang ada dalam pikiranku selama ini
tak perlu kuragukan lagi
kau teman yang sebenarnya

-18 september 2008

sebuah goresan untuk dhiza ariffa, who cry for me..lup u pong :)

Tidak ada komentar: