Suatu ketika, aku ingat kakek. Rindu kakek. Ingin jumpa kakek.
Aku itu cucu pertama. Cucu paling manja, paling dekat dengan kakek. Sejak kakek wafat, aku kehilangan teman bermain yang lucu. Kakek yang sudah ompong selalu tersenyum sampai matanya seperti mau menghilang karena tinggal segaris.
Tuhan kirim aku kakek dalam bentuk lain. Seseorang yang perhatian padaku, sama seperti kakek. Seseorang yang mau ngobrol hal yang tidak penting sekalipun denganku. Seseorang yang membagi nilai-nilai kehidupannya denganku :')
Suatu ketika lainnya, aku hanya berpikir..
Mungkin jatuh cinta lagi itu manis. Bisa menyandarkan kepala di bahu seseorang itu menyenangkan. Tiba-tiba hanya dalam hitungan detik, Tuhan memberikan senyum di bibirku dengan kehadiran seseorang itu. Mirip sekali denganku. Baik, bicaranya sesuai apa yang ada di kepalanya saat itu, dicintai orang-orang terdekatnya, dan pernah merasakan jatuh. Bahunya pasti perkara mudah bagi Tuhan. Semoga seseorang itu memenangkan hatiku, begitu juga sebaliknya.
Termakasih kiriman-kirimannya, Tuhan. Indah sekali, aku suka :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar